gili air beach, lombok. west nusa tenggara

bersama teman-teman alumni NH 07.

teknologi pendidikan, universitas negeri yogyakarta.

kabinet HIMA TP 2010, bukan saatnya beretorika, saatnya beraksi

Teknologi Pendidikan goes to malang 2011

rest area. batu malang, east java

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 17 Desember 2010

Pendidikan tidak terlepas dari Teknologi Pendidikan

Permasalahan belajar yang dihadapai oleh peserta belajar sangat jarang menjadi perhatian para guru (sumber belajar). Karakteristik peserta belajar, prior knowledge, dan gaya belajar peserta belajar seringkali diabaikan oleh guru pada umumnya. Sering kita jumpai, guru pada umumnya hanya terlihat menyampaikan ilmu pengetahuan saja, tanpa melihat berbagai aspek dalam proses belajar tersebut, termasuk didalamnya kondisi psikis peserta belajar.

Dalam sebuah diskusi yang membahas tentang permasalahan pembelajaran 21 okt 2010, seorang peserta menyampaikan salah satu pengalaman belajarnya, ia menceritakan pengalamanya semasa duduk di sekolah menengah, “saya diberikan hukuman fisik oleh guru saya, karena saya tidak mampu menjawab pertanyaan yang dilontarkan” ia kemudian menambahkan “bagaimana mau menjawab, wong guru saya hanya ceramah dan terus berceramah sampai telinga saya mau pecah, kondisi belajar tersebut sangat membosankan dan membuat saya sama sekali tidak mengerti dan memahami isi materi yang disampaikan” tuturnya.

Berdasarkan apa yang disampaikan oleh peserta diskusi tersebut, tentu kondisi tersebut bukanlah harapan kita bersama. Stakeholder pembelajaran mestinya kembali berfikir tentang bagaimana proses belajar yang konstruktif dan benar-benar membelajarkan. Guru harus memperhatikan berbagai aspek yang menjadi karakteristik peserta belajar, baik itu gaya belajarnya maupun keunikan-keunikan lainnya. Paradigma pembelajaran yang berorientasi kepada guru haruslah mulai bergeser ke arah yang berorientasi kepada peserta belajar. peserta belajar adalah pelaku yang membutuhkan belajar yang di kemudian hari akan mengimplementasikan sendiri keunikan dan kompetensinya dalam kehidupan bermasayarakat.


Peran Teknologi Pendidikan


Teknologi pendidikan memegang peran penting, karena ia hakikinya terlahir karena adanya masalah belajar,. Teknologi pendidikan muncul ke permukaan sebagai solusi atas permasalahan-permasalahan belajar. sekian banyak permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar menjadi perhatian khusus Teknologi pendidikan, baik dari psikis peserta belajar, penyampaian materi, hingga tujuan belajar. artinya Teknologi pendidikan memegang peran penting sebagai actor untuk memudahkan “peserta belajar” belajar. Proses belajar diharapkan tidak hanya sebagai proses transfer of knowledge semata, tetapi lebih dari itu, yaitu lebih konstruktif ,humanis, substantif dan menghargai proses. Bravo Pendidikan..!!!

HANYA IMPIAN


Jika kau ada, mengapa engkau tak terlihat..

jika semua ini kepalsuan, kenapa tak disobek saja..

seperti air di jalan raya..

dari kejauhan, iya terlihat ada..

namun ketika mendekat iya semakin menjauuh..

Fatamorgana, tak kan pernah adaa...



sudah lama aku memimpikanmu...

berharap kau ada disisi dan disampingku..

semua itu dalam dambaan yang panjang

menanti mimpi itu terwujud..



cukup mengenalmu... itu sudah cukup..

cukup untuk membuat tidurku kembali nyenyak..





Jogja, 18 Desember 2010



Gejolak pertautan..

 Laloe Wirya Artapatti

Sabtu, 04 Desember 2010

Bisikan Kepalsuan "Suara Setan"


Jangan lagi percaya..

cukup sudah kau dengar..

karena semua itu hanyalah nyanyian..

hanya dongeng manis, fiktif penuh tipu daya..



kau yang saat ini bersama mereka..

merasakan kehangatan tangannya..

yang sedang mendamba bisiikan-bisikan kepalsuannya..

suatu saat akan terlempar..

terbuang dari peredaran, tersungkur kedalam lobang lumpur..



saat itulah kau akan tersadar..

kau akan percaya..

terbangun dari bualan mimpi panjangmu..

dan membuka dua matamu, mata hatimu..

bahwa kau adalah Boneka cantik yang dipermainkan..

Robot aktif yang diperbudak..

dan hari itu kau adalah sampah..

dan lihatlah mereka tertawa, lihatlah mereka berpesta pora dengan kursinya..



ya sudaaaah.... sudahkan saja itu..

hari itu adalah cerita masa lalu

tak usah diratapi, karena masih ada yang merangkul pundakmu..

matahari yang terang masih akan muncul..



kawan...!!!

jangan berputus asa..

ambil apimu, bakar semangat juangmu..

lawan, bongkar semua kepalsuan yang ada..

suaramu adalah obat bagi mereka yang tertindas..

jangan biarkan kemunafikan yang kedua kali bertebaran..

jangan biarkan bisikan-bisikan kepalsuan kembali beredar dari kuping ke kuping..

jangan biarkan kesesasatan kembali merajalela..



hanya ketulusan hati..

hanya cinta yang tulus..

hanya kejernihan jiwa..

yang akan memberi kedamaian sejati..

Percayalah, kebenaran akan terbukti pada akhirnya..









dalam renungan malam, dalam gelap yang mengasingkan..

Laloe Wirya A

Yogyakarta, 1 Oktober 2010

MR. PRESIDENT


Petang segera tiba..

sang pencerah telah usai melaksanakan tugasnya..

dari ujung timur hingga ke tepi barat..

langkahku baru saja terhenti..

dari sebuah perjalanan, dari sebuah pengembaraan..

pencarian mencapai sebuah jawaban..

Kebenaran yang selalu ku elukan..



Meskipun politisi seringkali berbicara tentang kesejahteraan..

Tetap saja rakyat masih melarat..

yang hebat tetaplah semakin hebat..

dan yang jelata tetaplah terus menangis tertindih..



Akhirnya,

Aku kembali kepada mu..

Mr. President..!!! Ku pinta keadilan darimu..

Karena engkaulah penguasa hebat yang aku tau..

Ku pinta segelas susu untuk adik kecilku..

Kupinta seuntal tali tuk mengikat perutku yang kelaparan..



Mr. President, engkau bijaksana..

engkau memberi kami makan dan minum..

engkau merakyat dan membela yang lemah..

engkau tegas adil dan jujur.

begitu mestinya..

Harapanku itu ternyata berlebihan, karena harapan itu hanya ruang kosong..

Pintaku kau anggap sebagai batu penghalang..

hah....!!!!



Perjalananku ini memecahkan teka-teki panjang permaslahan di kepalaku..

Pengembaraan ini membawaku pada alam sadar..

Pencarian ini, menegeskan kembali bahwa "HANYA ENGKAU"



Tuhan yang maha segalanya..

pusat segala kebenaran dan keadilan..



Karena, yang lain hanya pintar membual..

manusia mu terlalu lemah..

ia masih terlalu jauh dari sifat-sifat agung mu..



Tuhan..!!! hanya padaMu aku kembali..

kembali memohon dan meminta..

Only You..?!!





Saat beratap langit, beralas langit dan berselimut angin

Yogyakarta, 11 Oktober 2010

Laloe Wirya A

NEGERI PARA TIKUS


Malam ini gelas di kamarku masih kosong..

Kamar ini berantakan, busuk dan bau..

beberapa telur berserakan..

dan tikus-tikus semakin senang berkeliaran..

pisau dan lidi serasa terbang tak tahan..

lalat-lalat semakin tak terhentikan berdansa dan berpesta pora..

hadeh...!!! apa-apaan ini..??



Namun...

Sejenak aku termenung..

Baru saja berita tentang negari ini disiarkan..

Kekacauan dan keributannya..

Keributan para politisinya..

Korupsi para pejabatnya..

dan melaratnya rakyat dibawah kekuasaan elit-elitnynya..

seperti melihat kamarku saja..

Hah...!!!



Keadaan ini benar-benar membuat risih..

namun pak menteri seperti tuli..

Pejabat-pejabat justru heboh..

tak ada rasa malu, asyik dengan mobil baru..

Mereka sepertinya telah tertutup mata hatinya..

sehingga melangkah semaunya..

congkak bagai monster..

pesan dari ibu pertiwi sudah tak lagi dihiraukan..



Aku sudah tak tahan berada dalam kamar ini..

Lebih tak tahan lagi berada di negeri ini..

Karena, perlahan aku pasti mati..

dan itu amat sakit..



Aku harus pergi..

Aku harus pergi ke ruangan baru..

Ruang yang tenang tanpa kotoran dan penuh kedamaian..

Tak ada benci, tak ada kerakusan dan ambisi..

Negeri dalam dongeng..

Negeri impian para pemimpi..





Kegelisihan dalam hiasan sebuah Mimpi

Yogyakarta, 16 Oktober 2010



Lalo Wirya Artapati

Senin, 08 Maret 2010

PENDIDIKAN MASA DEPAN


Pendidikan akhir-akhir ini memiliki kemajuan pesat di penjuru dunia. Pendidikan semakin hari semakin maju. Pendidikan dapat diakses langsung maupun tidak langsung, dengan jarak yang sangat jauh. Pendidikan di Era Modern memang berdampak dalam berbagai aspek kehidupan. Namun di negara kita tercinta ini pendidikan terus menuai kontroversi dan permasalahan. Pendidikan formal terbukti belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Pengangguran terdidik terjadi dimana-mana. Hal inilah yang membuat proses belajar mengajar harus dikembangkan.
Pengembangan Proses pembelajaran bisa dimulai dari Kualitas Guru, Skill Siswa, Sarana prasarana, Sumber belajar dan Materi pembelajaran itu sendiri. Peramasalahan pengembangan yang terjadi pada guru adalah kemampuannya dalam mengelola, mengatur pola pembelajaran, Guru terlihat masih monoton, tidak ada inovasi-inovasi baru dalam melakukan metode-metode membelajarkan siswa. Oleh karena itu Guru mesti mengembangkan Skill nya, baik dalam hal teori maupun dalam hal praktek.
Sedangkan pengembangan dari sudut siswa itu sendiri perlu adanya kerja keras. Bagaimanapun juga Siswa adalah actor utama dalam pembelajaran, siswa adalah subjek yang fundamental dalam pembelajaran, karena yang membutuhkan keilmuan itu adalah siswa itu sendiri. Oleh karenanya siswa dalam belajarnya harus dikemabangkan, peserta didik adalah manusia yang harus selalu dikembangkan.
Sarana prasarana, Sumber belajar, dan Materi pembelajaran ini merupakan komponen pokok yang harus dikembangkan terus menerus. Permasalahan selama ini yang terjadi adalah adanya pandangan bahwa pembelajaran yang dinilai sudah kadaluarsa. Tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan, kebutuhan masyarakat. Siswa-siswa pun tidak sedikit yang putus sekolah karena jenuh dengan kondisi, suasana yang terjadi di sekolah. Oleh karena itu perlu adanya gebrakan baru untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif, produktif dan menyenangkan. Contoh real dalam pengembangan pembelajran adalah dengan adanya pembuatan CD Pembelajaran. Adanya media interaktif ini akan memudahkan peserta didik dalam memahami, mempelajari materi sebuah pembelajaran. Transformasi Perbaikan pendidikan ini membutuhkan skill dan kemampuan yang differgen, dan semua itu terlihat dalam diri para Teknolog Pendidikan, perekayasa pendidikan. dalam segi skill mereka terus mengkaji dan mempelajari aktor utama dalam pembelajaran yaitu peserta didik itu sendiri.
Pengembangan dari komponen-komponen tersebut menjadi sebuah keharusan, menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi seluruh stakeholders. Pengembangan tersebutlah yang nantinya akan mengangkat harkat, mutu, kualitas pendidikan di tanah air Indonesia.

RUMAH KECIL (HIMA TP UNY)

Dunia kampus tidak pernah terlepas dari suasana yang ilmiah. Bahkan dunia kampus sangat identik dengan organisasi yaitu dunia yang penuh hiruk pikuk kehidupan yang memiliki ragam aktivitas edukasi, kreasi, produksi dsb. atas dasar inilah HIMA TP pun terlahir guna mewadahi dan mengembangkan potensi-potensi masyarakatnya, dalam hal ini masyarakat Jurusan KTP (Kurikulum dan Teknologi Pendidikan). Keilmuan yang didapatkan di bangku perkuliahan tidak lebih hanya teori dan didapatkan dalam jangka waktu yang relatif sedikit. Kalau kita cermati bersama Teknologi Pendidikan merupakan kajian yang sangat luas, ia memberikan pengetahuan tentang pembelajaran, media, hingga aspek kehidupan yang lain. Teknologi Pendidikan dengan 5 kawasannya (Design, Development, Utilization, Management, Evaluation) diyakini sebagai upaya memberikan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan. Guna mewujudkan semua itu maka diperlukan sebuah wadah untuk mengembangkan dan mengaplikasikan keilmuan tersebut. HIMA TP kemudian hadir guna menggali bakat, kreatifitas, imajinasi yang dimiliki masyarkatnya. Berkumpulnya individu-individu yang memiliki bakat berbeda/ perbedaan karakter bukanlah masalah, melainkan sebuah berkah. karena perbedaan tersebutlah yang menjadikan kinerja semakin kompleks. HIMA TP dengan 4 Departemennya (pktp,kominfo,sosjar,psdm) tahun 2010 ini memilki cita-cita besar dalam perwujudan insan yang berprestasi dan memiliki wawasan global. Landasan utama visi besar tersebut adalah kreatifitas dan produktifitas. Teknologi Pendidikan datang sebagai problem solving kompleksnya permasalahan dalam pendidikan dan kehidupan pada umumnya. Pendidikan/Pembelajaran membutuhkan inovasi-inovasi baru yang menjadikan pendidikan tersebut tidak lagi memenjarai, menindas, mendoktrin. akan tetapi lebih ke suasana yang interaktif, edukatif, dialogis dan menyenangkan. selanjutnya memperbaiki pandangan dari yang sifatnya membosankan ke menyenagkan, monoton ke variatif, pasif ke aktif kreatif dsb. HIMA TP yang merupakan kepanjangantangan Jurusan KTP akan terus berupaya mewujudkan cita-cita mulia tersebut. dengan semangat kebersamaan, kami tidak akan pernah berhenti menyuguhkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan, bangsa dan negara ini. Beranjak dari rumah kecil inilah sesuatu yang besar akan terwujud, akan lahir kerja-kerja besar dari pojok sempit ruangan. Karena HIMA TP berkeyakinan dan terus berupaya mewujudkan insan-insan yang prestatif dan memiliki wawasan yang luas. Selanjutnya HIMA TP berupaya menjadikan dirinya seabagai tempat bernaung insan yang kreatif, edukatif dan produktif. TP ACTION 2010 “produktif kreatif”